Perilaku Anak Balita

wartabunda.com – Sebagai ibu yang memiliki anak usia 5 tahun tentunya memahami perilaku anak balita secara detail. Mulai dari aspek motorik, penggunaan bahasa, tumbuh kembang, hingga kondisi kesehatan yang penting di masa pertumbuhan tersebut. Tentunya ada banyak hal yang harus diperhatikan saat memiliki anak balita yang sedang bertumbuh. Agar lebih jelasnya, simak beberapa informasi berikut tentang perilaku anak balita pada umumnya.

Perilaku Agresif

Salah satu kendala yang paling banyak dijumpai pada anak balita yaitu berperilaku cukup agresif. Terutama jika menginginkan sesuatu yang penting. Beberapa anak memiliki kesulitan dalam mengatur emosi dan tingkah lakunya. Baik di rumah maupun di lingkungannya. Sehingga tentu saja orang tua harus dapat mengarahkan anak balitanya tersebut untuk memiliki perilaku yang lebih tenang dan tidak mudah menginginkan milik orang lain sesukanya.

Perilaku Pemilih

Ada pula perilaku anak balita yang cenderung suka memilih. Dalam hal ini terutama jika harus mengkonsumsi makanan tertentu. Contohnya banyak sekali yang memilih makanan bukan sayuran, namun memilih makanan yang terasa manis dan enak saja. Pastinya hal ini kurang baik jika diteruskan pada anak-anak di usia balita. Sehingga perlu pengarahan lebih lanjut dari orang tua supaya anak tidak memilih-milih makanan dan mau mengkonsumsi semua jenis makanan yang disediakan. Meski demikian tentu orang tua harus cukup sabar membujuk dan memberikan arahan. Sehingga anak tidak merasa takut atau terintimidasi saat harus melakukan sesuatu secara benar.

Baca Juga: 5 Cara Mendidik Anak Secara Islami, Menjadi Contoh Baik !

Perilaku Merengek

Sering kali usia balita adalah usia dimana seorang anak sering kali merajuk jika menginginkan sesuatu. Atau dalam kata lain yaitu sering kali merengek saat keinginannya tidak diberikan. Hal-hal seperti ini harus mendapatkan perhatian khusus dari orang tua. Sebaiknya pelajari cara yang baik dalam mendidik anak balita supaya nantinya tidak sering merajuk dan merengek terutama saat di depan umum. Berikan pemahaman terhadap anak dan bujuklah supaya perilaku anak menjadi lebih baik. Dengan demikian resiko merengek akan lebih kecil terjadi.

Perilaku Tidak Aktif

Jika sebagian balita sangat aktif dan bahkan terlalu banyak bergerak, beberapa anak balita malahan justru memiliki perilaku yang tidak aktif. Atau dalam hal ini sering kali terlalu pendiam dan bahkan mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dan berbicara. Hal ini umum terjadi pada beberapa anak balita yang memiliki sifat dasar introvert dan tertutup. Sehingga dalam hal ini sebagai orang tua tentunya dibutuhkan kesabaran dalam membantu anak mengungkapkan perasaannya. Perilaku yang seperti ini sebaiknya didampingi dan didorong untuk memiliki rasa percaya diri. Sehingga tidak mengalami kesulitan dalam berbahasa maupun berkomunikasi dengan orang lain.

Itulah beberapa perilaku anak balita yang umum terjadi pada usia sekitar 5 tahun tersebut. Mulai dari aspek perkembangan fisik hingga aspek perkembangan motorik. Dengan berbagai macam informasi penting tersebut, tentu sebagai ibu bisa menyiapkan segala hal yang penting berkaitan dengan hal tersebut. Termasuk menyiapkan pola pendidikan perilaku yang sesuai.

Jika sebagai ibu masih belum mendapatkan informasi yang cukup memadai tentang perilaku anak balita yang berusia kurang dari 5 tahun, maka ada baiknya mencari informasi di situs yang tepat. Salah satu situs yang memberikan informasi tentang perkembangan dan perilaku anak balita yang lengkap yaitu di situs Popmama. Dengan melihat berbagai macam informasi di situs ini, tentunya mengatur pola didik dan pola asuh anak dapat menjadi lebih mudah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *