Bunda Harus Tahu! Beginilah Cara Yang Tepat Dalam Mendidik Anak Autis

Seperti yang kita ketahui, bahwa seorang anak yang menderita autisme itu sangat sulit untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Tak hanya itu, mereka juga kerap kesulitan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Ya, sangat berbeda dengan anak-anak normal pada umumnya.

Tanda-tanda autis itu sendiri akan mulai terlihat ketika si kecil sudah menginjak usia 2 tahun. Tanda-tanda tersebut bisa dilihat dari gaya bicaranya yang lambat, hingga minimnya kontak mata. Di samping itu autisme juga merupakan sebuah polemik yang bersifat genetik, sehingga tidak ada satu pun obat yang dapat menyembuhkannya. Meski demikian, bukan berarti bahwa anak-anak autis ini tidak layak mendapatkan kehidupan yang normal.

Dalam hal ini, tentu saja peran orang tua sangat penting untuk membuat kehidupannya menjadi lebih baik lagi. Namun, dalam mendidik anak yang autis itu membutuhkan tips dan trik yang tepat. Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi tentang tips yang tepat dalam mendidik anak autis, mari kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini :

1. Tidak Boleh Memaksanya Untuk Berbicara

Cara tepat yang pertama dalam mendidik anak autis, yakni tidak boleh memaksanya untuk berbicara. Mengapa demikian? Sebab, hal ini bisa membuatnya trauma, sehingga ia akan lebih menutup dirinya. Dalam hal ini, ada baiknya anda untuk mengajarkannya bahasa isyarat seperti menunjukan sesuatu, atau memperlihatkan ekspresi yang mudah dipahami ketika ia sedang ingin bicara. Selain itu, anda juga bisa mengajarkannya dengan bahasa yang sederhana, serta dengan kalimat yang pendek agar lebih mudah dimengerti olehnya.

2. Perhatikan Metode Pembelajarannya

Menurut para pakar anak autis, instruksi verbal itu tidak akan berpengaruh oleh seorang anak yang menderita autisme. Dengan kata lain, mereka ini akan lebih merespon pada instruksi yang diberikan melalui sebuah gambar. Contohnya, anda menggunakan gambar hewan atau kendaraan untuk mengajarkannya cara berhitung dan membaca.

3. Cermati Kelebihannya

Seorang anak yang menderita autisme itu memang banyak memiliki kekurangannya. Namun, bukan berarti juga bahwa ia tidak memiliki kelebihan atau bakat dalam dirinya. Ada berbagai jenis bakat yang dimiliki oleh anak autis seperti melukis, bermain musik, membuat kerajinan tangan, mengoperasikan teknologi, dan sebagainya. Apabila anak anda suka bermain alat musik, maka hal itulah yang menjadi kesempatan anda untuk lebih mengembangkan lagi bakat bermusiknya.

4. Memberikan Ilmu Agama

Pelajaran ilmu agama ini tidak hanya berlaku bagi anak-anak yang normal saja, melainkan anak-anak yang autis juga patut mendapatkan pelajaran ilmu agama. Ya, dengan memberi pelajaran ilmu agama sejak dini, maka bukan tidak mungkin bahwa ia akan tumbuh menjadi anak yang berguna untuk agamanya, keluarganya, dan negaranya.

Demikianlah ulasan singkat mengenai beberapa tips yang tepat dalam mendidik anak autis. Mengingat keterbatasan waktu yang ada, maka perjumpaan kita pada kesempatan kali ini hanya cukup sampai disini saja. Akhir kata cukup sekian, dan semoga ulasan yang singkat ini dapat bermanfaat bagi anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *